Siapa saja yang Harus Memakai Masker?

Siapa saja yang Harus Memakai Masker?

Awal mula ditetapkannya Covid-19 sebagai pandemi, yang dianjurkan untuk memakai masker adalah orang yang sakit. Sementara orang yang sehat tidak dianjurkan. Namun tidak berselang lama, muncullah himbauan dari WHO yang menyatakan bahwa semua orang wajib menggunakan masker. Hal ini karena fakta di lapangan menunjukkan bahwa penggunaan masker bisa membantu mencegah angka penularan. Meski begitu, masker yang digunakan tidak harus masker medis, melainkan boleh memakai masker kain maupun masker buatan sendiri.

Lantas siapa saja sih yang harus memakai masker ini? Berikut ulasannya.

1. Orang sakit

Bagi Anda yang sakit diwajibkan untuk memakai masker. Baik itu sakit karena terpapar virus Covid-19 maupun keluhan sakit lainnya. Mengapa? Sebab ketika Anda sakit, kekebalan tubuh sedang menurun sehingga akan lebih rentan tertular virus maupun penyakit lainnya. Lebih dari itu, pemakaian masker ini juga bertujuan agar Anda tidak menularkan penyakit yang diderita kepada orang-orang yang berinteraksi dengan Anda.

2. Orang sehat

Sekalipun Anda merasa sangat sehat, hal ini bukan lantas membuat Anda kebal akan virus dan bebas bepergian tanpa memakai masker. Apalagi di lapangan ditemukan banyak kasus positif Covid-19 pada orang-orang sehat yang tidak merasakan gejala Covid-19 sama sekali. Mereka lah yang kemudian disebut dengan OTG (Orang Tanpa Gejala). 

Tanpa disadari, OTG ini justru lebih berbahaya dibandingkan pasien yang bergejala. Sebab ketika mereka merasakan gejala, mereka akan berinisiatif memeriksakan diri dan akan dirawat. Lain halnya dengan mereka yang merasa sehat namun sebenarnya telah terpapar virus, yang mana mereka akan dengan leluasa bepergian dan berinteraksi dengan orang di sekitarnya. Sehingga tanpa disadari mereka telah menularkan virus pada orang lain.

Untuk menghindari hal tersebut, maka orang yang sehat pun diwajibkan untuk memakai masker kain. Tujuannya adalah untuk melindungi diri sendiri, dan juga orang lain.

3. Tenaga kesehatan

Masih sangat melekat dalam ingatan, betapa langkanya masker medis pada awal munculnya kasus positif virus di Indonesia. Langkanya pasokan masker menjadikan harganya pun melangit. Padahal ada dokter dan tenaga kesehatan lainnya yang masih dan harus tetap berjuang untuk merawat pasien. 

Ya, tenaga medis adalah orang yang paling membutuhkan masker medis karena dalam keseharian mereka harus berinteraksi langsung dengan pasien-pasien yang tengah dirawat. Itu artinya, mereka adalah orang dengan risiko paling tinggi untuk tertular virus. 

Secara umum bisa disimpulkan bahwa siapapun, dan dari kalangan apapun wajib untuk memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan lainnya. Virus adalah musuh tak kasat mata yang harus dihadapi bersama. Dengan disiplin memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak adalah cara kita untuk bisa saling melindungi satu sama lain. 

Lagi pula sekarang sudah tersedia masker kain yang harganya terjangkau oleh semua lapisan masyarakat, bahkan jika ingin memesan masker fullprint secara custom juga bisa. Jadi tidak ada lagi alasan untuk tidak memakai masker, kan?

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar