Jembatan Barelang Batam, Ikon Kota dan Warisan B. J. Habibie

Jika Sumatera Selatan terkenal dengan Jembatan Ampera dan di Surabaya terkenal dengan Jembatan Suramadu, maka, di Batam terkenal dengan Jembatan Barelang. Jembatan Barelang sudah lama menjadi ikon Kota Batam dan dijuluki sebagai golden gate-nya Indonesia. Selain menjadi ikon kota, ternyata jembatan ini juga menjadi warisan peninggalan mendiang B. J. Habibie, lho! Mau tahu informasi menarik tentang Jembatan Barelang? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Asal Usul Nama Barelang
Sumber: www.padasuka.id
 
Nama Barelang sebenarnya berasal dari singkatan Batam, Rempang, dan Galang, yang kemudian disingkat menjadi kata “Barelang”. Penamaan jembatan tersebut masih berhubungan dengan fungsi jembatan ini yaitu untuk menghubungkan Kota Batam dengan pulau-pulau yang ada di sekitarnya seperti Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, dan Pulau Galang.

Pembangunan jembatan ini dipelopori oleh B. J. Habibie. Tak heran, Jembatan Barelang juga kerap disebut Jembatan Habibie. Penyebutan tersebut tentunya bertujuan untuk menghargai jasa-jasa B. J Habibie yang telah berperan besar dalam mengembangkan Batam sebagai pulau industri di Indonesia.

Pembangunan Jembatan Barelang

Sumber: www.i.pinimg.com
 
Pembangunan jembatan Barelang bertujuan untuk melancarkan mobilitas dari satu pulau ke pulau lainnya yang ada di sekitar Batam. Uniknya, pembangunan jembatan ini murni tanpa campur tangan pihak asing dan hanya melibatkan para insinyur dalam negeri sebagai arsitekturnya. Ada ratusan insinyur dalam negeri yang terlibat dalam pembangunan jembatan ini. Secara keseluruhan, Jembatan Barelang dibangun membentang sepanjang 54 kilometer. Proses pembangunannya membutuhkan waktu kurang lebih enam tahun yaitu dari tahun 1992 sampai tahun 1998.

Penghubung Utama Jalur Trans Barelang

Sumber: www.live.staticflickr.com

Sesuai tujuan pembangunannya, jembatan ini merupakan jembatan penghubung utama jalur trans Barelang. Sebagai penghubung utama, jembatan ini terdiri dari enam buah jembatan yaitu Jembatan Tengku Fisabilillah, Jembatan Narasinga, Jembatan Raja Ali Haji, Jembatan Sultan Zainal Abidin, Jembatan Tuanku Tambusai, dan yang terakhir Jembatan Raja Kecik. Jembatan Tengku Fisabilillah menjadi jembatan terbesar dan terpanjang di antara lima jembatan lainnya.

Menjadi Tujuan Wisata dan Spot Foto Menarik

Sumber: www.i.pinimg.com
 
Sebagai ikon dari Kota Batam, Jembatan Barelang pasti menjadi tempat populer yang banyak dikunjungi wisatawan. Desainnya yang unik dengan bentuknya yang melengkung dilengkapi dengan ornamen cantilever di sisi kanan kirinya menjadikan jembatan ini menjadi destinasi wisata yang menarik dan indah.

Dari jembatan ini, Anda bisa melihat birunya air laut dengan kapal yang lalu-lalang berlayar. Pulau-pulau yang terlihat di sekitar jembatan juga begitu memanjakan mata dengan warna hijau pohon-pohonnya. Jika Anda datang pada sore hari, Anda juga bisa menikmati sunrise yang cantik dari jembatan ini.

Pada sore hari, ada banyak penjual makanan yang bisa Anda temui di sekitar jembatan ini. Aneka makanan seperti jagung rebus, roti dan sosis bakar, udang goreng, serta hidangan seafood lainnya bisa Anda santap sembari menikmati senja yang indah. Sebagai tujuan wisata, Jembatan Barelang juga dilengkapi berbagai tempat bersantai untuk para wisatawan. Dijamin kunjungan Anda ke Jembatan Barelang akan sangat menyenangkan!

 
Saat berkunjung ke jembatan ini, jangan lupa berswafoto atau selfie. Sebab, kurang lengkap rasanya jika berwisata ke Batam tanpa berswafoto di jembatan ini. Meski spot-spot fotonya terkesan sederhana, tapi hasil foto bisa sangat indah dengan Jembatan Barelang dan pemandangan lautnya yang menawan sebagai background-nya.
Bagaimana? Sudah siap menikmati keseruan di Jembatan Barelang Batam? Agar liburan Anda semakin seru dan menyenangkan, jangan lupa untuk mengumpulkan banyak informasi mengenai wisata di Batam dengan cara mengunjungi website Wonderful Indonesia.

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar