Cukupi Asupan Omega-3 dan DHA Agar Anak Tumbuh Cerdas

Cukupi Asupan Omega-3 dan DHA Agar Anak Tumbuh Cerdas

DHA (Docosahexaenoic Acid) merupakan salah satu nutrisi yang dapat membantu perkembangan otak bayi dan anak. Bahkan juga cocok dikonsumsi segala usia. Selain baik untuk perkembangan otak, nutrisi ini juga dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh, menjaga fungsi hati dan jantung.

Masalahnya, nutrisi satu ini tidak dapat diproduksi langsung oleh tubuh manusia sehingga harus didapatkan dari konsumsi makanan atau suplemen khusus. Oleh sebab itu, apabila Anda ingin memberikan nutrisi ini pada anak harus memberikan makanan tertentu dengan kandungan Docosahexaenoic Acid di dalamnya.

Hal Penting Mengenai DHA yang Harus Diketahui

Ada 3 hal penting yang harus Anda ketahui mengenai nutrisi yang baik bagi perkembangan otak ini, yaitu sebagai berikut:

1. Kebutuhan Sesuai Usia

Kebutuhan Docosahexaenoic Acid tidak bisa disamaratakan pada setiap usia, karena setiap masa pertumbuhan memiliki asupan yang berbeda. Berikut rinciannya:
  • Masa dalam kandungan Docosahexaenoic Acid yang dibutuhkan adalah 400 mg. Ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi suplemen vegetarian bukan minyak ikan untuk memastikan kebutuhan Docosahexaenoic Acid, karena minyak ikan kemungkinan mengandung merkuri yang tidak baik bagi kehamilan.
  • Usia 0-6 bulan Docosahexaenoic Acid yang dibutuhkan sama dengan masa kehamilan 400 mg sehingga ibu menyusui sebaiknya tetap mengkonsumsi suplemen vegetarian. Apabila menggunakan susu formula, pastikan kandungan 19 mg Docosahexaenoic Acid per 150 cc.
  • Usia 6-24 bulan Docosahexaenoic Acid yang dibutuhkan adalah 100 mg atau lebih yang bisa didapatkan dari makanan.
  • Usia 2-5 tahun membutuhkan Docosahexaenoic Acid sebanyak 200 mg yang bisa didapatkan dari makanan atau suplemen tambahan, seperti minyak ikan.

2. Cara Mencukupi Kebutuhan Harian

Kebutuhan Docosahexaenoic Acid bisa didapatkan dari makanan yang dikonsumsi. Bagi ibu hamil dan menyusui sebaiknya mengkonsumsi makanan dengan kandungan Docosahexaenoic Acid yang cukup sehingga dapat memenuhi kebutuhan harian. Bisa juga menambahkan suplemen vegetarian pada ibu hamil dan minyak ikan pada ibu menyusui.

3. Berbagai Makanan Mengandung Docosahexaenoic Acid

Sebagian anak mengalami susah makan sehingga orangtua tidak mau memaksa anak mereka mengonsumsi makanan yang tidak disukai. Namun, apabila anak hanya memakan makanan tertentu saja asupan Docosahexaenoic Acid tidak akan tercukupi.

Dalam kondisi seperti ini, orangtua harus memutar otak untuk mencari cara agar anak mau mengkonsumsi makanan yang mengandung Docosahexaenoic Acid. Bisa dengan mengubah cara mengolah makanan sehingga disukai anak. Berikut beberapa makanan yang mengandung Docosahexaenoic Acid:
  • Ikan, seperti salmon, tuna, herring, sarden, teri, makarel, ikan trout, serta aneka seafood lainnya, seperti kerang, dan tiram.
  • Kaviar.
  • Minyak ikan kod.
  • Telur.
  • Daging.
  • Kacang-kacangan, seperti almond, kedelai, kenari, dan walnut.
  • Biji-bijian, seperti biji sia dan rami.
Misalnya anak tidak menyukai ikan, Anda bisa mencoba mengubah cara memasak ikan tersebut. Jika biasanya ikan digoreng, ganti dengan mengolahnya menjadi bakso atau membaluri daging ikan dengan tepung. Mengubah ikan menjadi camilan enak akan mampu menggugah selera anak.

Apabila si kecil masih kekurangan asupan Docosahexaenoic Acid, Anda bisa menambahkan suplemen omega-3. Namun, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan ahli gizi atau dokter anak.

Berbagai makanan yang mengandung DHA sangat perlu dikonsumsi anak guna meningkatkan kecerdasannya. Namun, konsumsinya harus disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu, Anda juga harus mengetahui apakah anak memiliki alergi sebelum memberikan makanan yang mengandung Docosahexaenoic Acid. Apabila anak tidak cocok dengan satu bahan makanan, Anda bisa mengganti dengan makanan lain yang mengandung Docosahexaenoic Acid.

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar