Orang Tua Cerdas Harus Imunisasi Anak! Berikut Penjelasannya

Orang Tua Cerdas Harus Imunisasi Anak! Berikut Penjelasannya

Sejak kelahiran bayi, bidan atau dokter pasti mewajibkan anda untuk melakukan imunisasi untuk imunitas anak. Hal ini bukan tanpa alasan, imunisasi anak sejak bayi dan selama masa pertumbuhannya sangat penting untuk perkembangan sel otak dan tubuh anak anda. Berikut ini adalah penjelasan mengenai pentingnya imunisasi untuk menjaga kesehatan anak.

Apa Manfaat Imunisasi Bagi Anak?

Imunisasi berperan penting untuk anak karena dapat membangun kekebalan tubuhnya terhadap suatu penyakit dengan membentuk antibodi dalam kadar yang tepat. Antibodi pada tubuh anak telah didapatkan dari ibunya sejak dalam kandungan, namun setelah lahir anak membutuhkan antibodi tambahan yang dapat dipenuhi dengan imunisasi pada anak.

Jadwal imunisasi telah ditentukan bergantung pada jenis penyakit yang ingin dicegah. Anak pada umur tertentu yang rawan terkena penyakit tertentu akan dilakukan imunisasi untuk menjaga imunitas anak agar tetap kuat melawan penyakit. Misalnya saja anak yang berusia 7 tahun rawan menderita campak maka perlu adanya imunisasi campak pada umur tersebut.

Jenis Imunisasi Yang Wajib Dilakukan

Imunitas sangat penting untuk dijaga agar terhindar dari segala jenis penyakit. Maka imunisasi yang perlu dilakukan adalah seperti imunisasi Hepatitis B pada bayi, imunisasi ini diberikan guna mencegah infeksi hati yang serius akibat virus Hepatitis B. Imunisasi BCG juga diperlukan oleh anak untuk mencegah perkembangan infeksi paru-paru yang serius.

Pasti anda tidak asing dengan polio, karena penyakit ini sangat berbahaya bagi perkembangan tubuh anak dan dapat menular. Maka imunisasi polio harus dilakukan pada bayi yang baru dilahirkan hingga usia 1 bulan. Anda juga harus menjaga imunitas anak dengan imunisasi jenis Hb untuk mencegah anak terjangkit infeksi akibat bakteri Influenza tipe B.

Imunisasi yang tidak kalah penting adalah campak dan MMR, kedua imunisasi ini sangat berkaitan karena merupakan pencegahan terhadap kerusakan otak anak. Imunisasi jenis ini biasanya diberikan pada anak berusia 15 bulan. Ada juga imunisasi PCV untuk mencegah pneumonia, meningitis dan septikemia akibat bakteri Streptococcus pneumoniae.

Imunisasi Menyebabkan Efek Samping

Efek samping yang ditimbulkan akan berlangsung selama 3 hingga 4 hari setelah diimunisasi oleh dokter atau bidan. Anak yang diimunisasi sangat wajar mengalami efek samping karena reaksi tubuhnya terhadap vaksin. Untuk mencegah efek samping yang berlebih, anda dapat memberikan anak anda suplemen Ms Glow Kids Vitamin herboost herbal booster agar anak tetap ceria dan dapat bermain lagi.

Pada umumnya, efek samping yang ditimbulkan akibat imunisasi berupa bengkak pada area suntikan, bayi rewel, demam ringan hingga tinggi. Sejumlah vaksin menimbulkan efek samping serius berupa alergi parah hingga kejang. Jangan ragu untuk imunisasi anak sebab efek samping yang ditimbulkan hanya ringan daripada penyakit yang terjangkit tanpa imunisasi.

Bila anak anda sudah diimunisasi, perhatikan daftarnya untuk menghindari pemberian vaksin berulang. Anak yang mengalami efek samping akibat imunisasi sebaiknya dikompres dengan air hangat dan dikenakan pakaian tipis tanpa selimut. Anda juga dapat memberikan nutrisi seperti buah dan susu agar imunitasnya baik dan tambahan suplemen Ms Glow Kids Vitamin herboost herbal booster.

Itulah beberapa poin yang dapat menyadarkan anda untuk melakukan imunisasi secara rutin seperti anjuran bidan dan dokter. Anak yang diimunisasi dengan baik dan lengkap akan tumbuh sehat dan membanggakan orang tuanya. Jangan lupa untuk menjadwalkan imunisasi untuk anak agar tidak terlambat dan menghambat proses pertumbuhan buah hati.

0 komentar:

Posting Komentar